Menjadi diri sendiri…,,, mungkin anda pernah dan sering mendengar 3 kata tersebut. tapi sedikit yang memahami & sering menyalah artikan kata kata tersebut. menjadi diri sendiri adalah bisa menemukan lalu mengembangkan jati diri, potensi, keahlian kita, keunikan diri, lalu menempatkan hal tersebut diwaktu dan tempat yang tepat, tanpa harus mengikuti orang lain.
Mungkin penjelasannya agak ribet ya.. Tapi yg jelas dengan menjadi diri sendiri, kita akan merasa lebih damai, bahagia, menjadi lebih sukses, pokoknya menyenangkan deh.
Mudah – mudahan dng cerita berikut pembaca semua dapat mengerti;
Ada seorang anak yg rajin, pintar, suka olahraga & musik, & suka menabung. Suatu hari dia melihat sekumpulan genk ga jelas. Dia berfikir “wah.. hebat sekali kumpulan genk itu, andai aku bisa gabung dengan dia aku pasti bisa terkenal. Akhirnya dia gabung di genk tersebut, tapi dia harus nyetor pesangon tiap harinya.
Hari demi hari berjalan dia merasa risih, tidak nyaman dengan pergaulan gengga jelas. Selang waktu 3 bulan, dia baru sadar uang tabungannya habis karena harus nyetor pesangon, nilai ulangannya jeblok karna terlalu sering kumpul2 dengan teman geng ga jelasnya. Karna hal itu dia keluar dari geng dan fokus pada pelajaran, olah raga & musik, dan menabung lagi.
Hari kelulusanpun tiba. Ternyata dia mendapat nilai tertinggi di SMA nya. Karena prestasinya, ia juga mendapatkan beasiswa di universitas paling terkenal se Indonesia. Lalu dia iseng melihat buku tabungannya, ternyata sudah cukup untuk membeli Gitar Elektrik, Bola Basket, dan skateboard yg dia impikan selama ini, dan karna senang berolahraga selain badannya segar dan sehat, dia juga mempunyai banyak teman sehoby yg positif dan menyenangkan.
Dia merasa sangat senang dan bahagia. Dan akhirnya dia berfikir “kenapa dulu aku harus memaksakan diri untuk ikut hal yang ga aku suka untuk nyari ketenaran? Sedangkan hal yang aku suka, ternyata bisa buat aku lebih sukses, punya banyak teman, bisa membeli barang – barang yang aku suka, pokoknya buat aku senang deehhh…”
Dari pengalaman, anak itu belajar. Betapa indahnya kalau kita bisa menjadi diri sendiri dan tidak ikuti dengan orang lain. Apalagi ikut dg hal yang negatif. Karena dengan ikut hal yang tidak kita senangi apa lagi negatif, akan membuat diri kita menderita. Jadi untuk apa menjadi orang lain jika menjadi diri sendiri bisa membuat kita Bahagia, tentram, damai, dan sukses.
Sekian artikel singkat saya. Mudah – mudahan dengan artikel singkat ini, dapat memberikan hal dan inspirasi yang positif bagi pembaca sekalian. Saya selaku penulis mengucapkan terima kasih.
Oiaa.. ada lanjutan dari artikel ini yaitu “Proses Menjadi Diri Sendiri”. Untuk membaca, silahkan anda klik di Sini.
bila anda ingin mengoleksi artikel ini sebagai ebook, silahkan anda download dengan mengeklik di sini.
bila anda ingin mengoleksi artikel ini sebagai ebook, silahkan anda download dengan mengeklik di sini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar